macam macam cold storage

Macam-Macam Cold Storage dan Fungsinya, Harus Baca Dahulu!

290 views

Cold storage boleh jadi masih terasa asing ditelinga Anda. Ini adalah sebuah ruangan khusus yang dirancang untuk mempertahankan tinggkatan suhu tertentu. Biasa dimanfaatkan sebagai media penyimpanan produk bahan makanan dan lain-lain, supaya kesegarannya bisa bertahan lebih lama.

Secara umum, penyimpanan khusus satu ini dibuat sesuai kebutuhan spesifik dan juga luas bangunan di lokasi. Dengan memaksimalkan luas bangunan yang tersedia di lokasi, maka pembuatan cold storage tetu lebih optimal dalam memenuhi kebutuhan pengguna.

Umumnya, proses pembuatan storage diawali dengan melakukan survei lokasi untuk memastikan jika semua kebutuhan penyimpanan bektu bisa diakomodasi secara tepat di lokasi.

Mau tahu ulasan lengkap mengenai cold storage? Simak uraian berikut.

Beberapa Macam Cold Storage dan Penggunannya

Penyimpanan beku seperti ini terdiri dari 4 tipe, yaitu freezer room, chilled room, blast chiller, dan blast freezer.

Dua tipe produk pertama biasa digunakan untuk menyimpan produk yang memerlukan kondisi suhu tertentu. Sedangkan tipe blast chiller dan blast freezer lebih diperuntukkan mendinginkan suatu produk seketika dan kemudian menyimpannya di tingkatan suhu khusus.

Freezer Room

Yang pertama ada tipe freezer room, media penyimpanan dengan suhu temperatur rata-rata -150C sampai -200C. Dengan suhu rendah tadi, bahan makanan yang biasa disimpan pada freezer adalah susu, daging, keju, dan sebagainya. Yaitu produk yang membutuhkan temperatur suhu beku.

Chilled Room

Chilled room biasa dibekali kemampuan pada temperatur suhu rendah, mulai dari 10C sampai dengan 70C. Secara umum, storage chilled ini dipakai untuk meletakkan bahan makan segar seperti buah-buahan, sayuran, dan sejumlah bahan makanan lain dengan daya tahan kesegaran tidak melebihi 60 hari atau 2 bulan.

Bukan hanya itu saja, thawing room juga bisa dipakai pada tipe chilled room ini dengan setelan temperature 100C untuk membantu meningkatkan temperatur suhu bahan baku segar sebelum kemudian dimasukkan ke dalam proses masak.

  • Blast Freezer

Tipe penyimpanan satu ini banyak dipakai oleh pelaku industri makanan olahan, berkat kemampuan mendinginkan bahan baku dalam waktu cepat. Makanan olahan dan makanan beku bisa disimpan dalam suhu -250C sampai 350C.

Blast Chiller

Untuk membantu mendinginkan makanan yang selesai dimasak secara instan, banyak orang yang memanfaatkan blast chiller. Storage satu ini mempunyai kemampuan pendinginan temperatur suhu berkisar 10C sampai 40C.

Selain dimanfaatkan sebagai alat menyimpan bahan makanan, blast chiller dan blast freezer juga bisa dipakai untuk menjaga cita rasa, pertumbuhan bakteri, kualitas makanan, nutrisi, sampai mengurangi kadar air pada makanan supaya lebih awet.

Baca Juga: Tips Merawat Cold Storage Biar Awet

Kendati demikian, apabila Anda salah meletakkan bahan makanan di cold storage maka bisa dipastikan membuat kualitasnya berkurang.

Berdasarkan penjelasan ringkas diatas bisa ditarik kesimpulan, bahwasannya keempat tipe cold storage mempunyai fungsi sama yaitu menyimpan produk pada suhu tertentu demi mempertahankan kualitasnya.

Pada kondisi yang sudah disesuaikan dan standar operasi perusahaan bagus, maka proses distribusi produk dan kualitasnya lebih optimal.

Dengan ciri khas dan karakteristik penyimpanannya, cold storage biasa dimanfaatkan oleh sejumlah perusahaan di bidang perikanan, industri es, sayur, buah, daging, sampai bahan makanan segar lainnya.

Untuk mengakomodasi kebutuhan masyarakat yang semakin melonjak, jasa installasi dan service cold storage Bandung, Jakarta, Bogor, dan sejumlah kota lainnya sudah banyak yang menawarkan.

Sehingga, Anda tidak perlu bingung ketika membutuhkan layanan cold storage.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *