budidaya mangga

Cara Budidaya Mangga yang Lebat dan Manis

282 views

Cara Budidaya Mangga yang Lebat dan Manis. Mangga merupakan salah satu jenis buah yang menjadi favorit banyak orang. Disamping dapat dikonsumsi langsung, buah mangga juga bisa dijadikan camilan enak seperti campuran bahan rujak, sambal, dan tentu saja jus.

Pohon mangga dapat ditanam di pekarangan rumah Anda atau di lahan yang cukup luas. Ada berbagai jenis mangga yang bisa Anda budidayakan. Seperti mangga madu, mangga golek, mangga arumanis.

Supaya budidaya pohon mangga Anda berbuah manis dan lebat, Anda perlu memperhatikan langkah-langkah berikut ini yang sudah kami rangkum dari sumber terpercaya https://sudutkebun.com/.

Syarat Tumbuh

Sebenarnya mangga tidak memiliki syarat khusus untuk bisa tumbuh. Namun, untuk bisa menghasilkan buah dengan optimal, Anda perlu mengetahui beberapa syarat tumbuh tanaman ini. Pertama, lahan yang akan ditanami memiliki tanah yang subur dan gembur. Tanahnya memiliki pH 5 – 6.5.

Sebaiknya tanah di lahan tersebut memiliki kandungan organik yang tinggi sehingga mempengaruhi kualitas tanaman yang akan tumbuh di sana. Untuk ketinggian, sebaiknya sekitar 300 – 500 dpl dan memiliki drainase yang cukup baik.

Masa kering yang diperlukan pohon mangga sekitar 3 – 4 bulan. Walaupun dengan temperatur 4 – 10° C mangga bisa tumbuh, tetapi temperatur yang baik adalah sekitar 24 – 27° C. Temperatur yang lebih tinggi disertai angin kencang membuat buah mangga mengalami klluka dan menjadi kering.

Jarak tanam mangga adalah berkisar 10 x 10 meter atau 12 x 12 meter. Untuk tekstur tanah yang keras, buah mangga ditanam pada lubang dengan ukuran 1x1x1 meter. Namun, jika tekstur tanah gembur, cukup dengan ukuran 60x60x60 cm saja.

Benih

OAnda bisa mengambil benih untuk budidaya mangga yang berasal dari pohon mangga dengan kualitas buah unggul dan tidak sedang terserang penyakit. Buah tersebut Anda kupas dan pisahkan daging dari biji. Kemudian biji tersebut diangin-anginkan. Jangan dijemur di bawah matahari langsung.

Penyemaian

Anda bisa merendam benih terlebih dahulu menggunakan zat tertentu untuk mempercepat tumbuhnya tunas dan mencegah tumbuhnya penyakit yang menyerang benih tersebut.

Selama proses tunggu, Anda bisa menyiapkan lahan dengan tanah yang subur dan gembur, serta terbebas dari penyakit dan hama. Kemudian Anda bisa menanam dengan perut menghadap ke bawah untuk mencegah akar dan batang tumbuh bengkok. Biji akan tumbuh setelah 15 – 20 hari setelah tanam.

Apabila Anda ingin cara yang lebih mudah, cukup dengan membeli bibit yang sudah diproses dengan teknik okulasi atau cangkok. Penanaman benih sendiri sebaiknya dilakukan pada musim hujan di waktu pagi atau sore hari.

Pemupukan

Pemupukan mangga terdiri darj tiga tahap, yaitu saat mangga masih berusia muda, dewasa, dan berusia 8 – 10 tahun. Lakukan pemupukan secara rutin untuk budidaya mangga yang menghasilkan buah yang manis dan lebat.

Perawatan

Anda bisa melakukan perawatan dengan memperhatikan secara rutin perkembangan tanaman mangga tersebut. Awasi juga jika terdapat hama atau penyakit yang menyerang. Jika ada pohon mangga yang rusak, Anda bisa segera menggantinya dengan tanaman yang baru. Jadwalkan waktu Anda untuk secara rutin menyiram tanaman mangga tersebut.

Pengendalian Hama

Anda bisa mengaplikasikan berbagai produk untuk mengatasi hama dan penyakit-penyakit yang menyerang tanaman Anda. Pilih yang benar-benar bagus dan terbukti bisa mengatasi masalah tersebut.

Panen

Tanaman mangga biasanya berbuah setelah berusia 3 – 4 tahun. Pada bulan Agustus hingga Desember, proses pembuahan terjadi. Seusaikan waktu panen dengan kebutuhan pasar, apakah dipanen dalam keadaan mentah, setengah matang, atau masak. Jika dikonsumsi sendiri, lebih baik dipetik dalam keadaan matang sempurna.

Demikian cara budidaya mangga yang bisa Anda terapkan di pekarangan atau lahan luas Anda. Semoga buah yang Anda hasilkan sangat banyak, lebat, manis, dan besar-besar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *